TKI SUKABUMI


Data jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga kini masih carut marut. Betapa tidak, dari total 55.270 TKI yang bekerja di luar negeri, hanya sekitar 12 ribu orang saja yang terdata atau 20 persennya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupatren Sukabumi, Iwan Ridwan, mengakui sebanyak 55 ribu TKI asal daerahnya hanya 20 persen dari jumlah tersebut yang terdata di dinasnya.

“Akibat carut marutnya data akibat banyaknya TKI asal Sukabumi banyak yang berangkat tidak sesuai prosedur resmi. Belum lagi, banyaknya perusahaan pengerah jasa TKI (PJTKI) yang tidak melaporkan keberangkatan TKI. Padahal, berdasarkan ketentuan yang ada pihak PJTKI haru melaporkan pengiriman TKI kepada pemerintah daerah,” kata Iwan.

Untuk memperbaiki pendataan jumlah TKI, lanjutnya, akan meminta PJTKI menyerahkan data TKI asal Sukabumi kepada Disnakertrans. Namun, terkendala lantaran semua PJTKI tersebut tidak ada satu pun yang membuka cabang di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Seharusnya sebelum berangkat menjadi TKI, calon TKI itu mengantongi rekomendasi dari Disnakertrans. Kenyataannya, TKI tersebut tetap bisa berangkat ke luar negeri,” jelasnya.

Tak hanya meminta data ke PJTKI, pihaknya segera menerapkan sistem online dalam pengiriman TKI ke luar negeri. Rencananya, pada tanggal 9 Februari depan akan diluncurkan sistem online pengiriman TKI yang digelar Pemprov Jabar dan diresmikan oleh Menakertrans, Muhaimin Iskandar.

“Dengan adanya system online ini, mempermudah pemerintah dalam melacak keberadaan TKI. Sehingga saat terjadi masalah yang menimpa TKI, pemerintah dapat langsung menanggapinya. Tidak seperti sekarang,” tukasnya.

DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi merencanakan akan turun ke tiap desa untuk mendata warga yang menjadi TKI. Hal itu, lantaran tidak validnya data di pemerintah.“Selama ini, kami mengetahui ada masalah yang menimpa TKI ketika keluarga melaporkannya. Makanya kami berencana akan terjun ke semua desa agar datanya benar-benar valid,” pungkas Ketua DPC SBMI Cabang Sukabumi, Jejen Nurjanah. (sule/B)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s